Langsung ke konten utama

Istanbul dan Taman Belajar Rakyat

Nama saya Surya Mahardika. Saya adalah seorang Mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Konseling Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Saya berasal dari Kota Pontianak dan umur saya genap 20 bulan Maret ini.

            Jika ditanya tentang cita cita maupun mimpi saya, maka ada sejuta mimpi yang terpancar di otak saya, bagaikan pohon yang lebat disetiap rantingnya mempunyai seratus daun dan disetiap daunnya mempunya bunga bunga yang indah sehingga lebah dapat mengambil sari darinya. Saya adalah seorang pelajar dan akan terus belajar sampai ilmu yang saya dapatkan menghantarkan saya kepada Ridho Allah. Maka cita cita saya tak jauh dari ingin terus dan selalu belajar bahkan jikalau bisa dan sempat akan menghasilakan karya yang hebat buat generasi setalah saya.

            Belajar di Universitas ternama di Luar Negeri adalah cita cita saya dari dulu. Semangat ini tak akan pernah hilang. Cita cita saya adalah ingin sekali kuliah di Universitas Istanbul Turki. Kenapa saya memilih Turki sebagai  tempat menimba ilmu saya ? karena Turki telah berhasil menggabungkan Ilmu Dunia dan Ilmu Agama sehingga menjadikan Universitasnya maju dengan peradaban Islam saat ini. Turki adalah negara yang mempunyai garis peradaban dan sejarah yang panjang bagi Umat Islam.

            Saksi bisu perkembangan ilmu pengetahuan dan sains telah ada ketika masa Golden Age di kota itu, maka tak salah lagi Turki menjadi tempat paling dicari cari sejarah dan sainsnya. Di Turki saya akan mengembangkan skill dan kemampuan saya dalam mengasuh maupun mendidik anak anak . Karena saya akan mengambil fokus dibidang Pendidikan maupun Komunikasi. Pendidikan adalah bidang yang saya sukai dan mumpuni, karena di Negara Indonesia kurangnya pendidik yang memiliki latar belakang agama dan sains yang kuat khususnya bagi pengajar anak anak. Kita dapat mengambil dari dua negara hebat dalam masalah pendidikannya yaitu Arab Saudi dan Finlandia. Arab Saudi dengan landasan agama yang kuat berhasil mendidik anak anaknya tuk mencapai tingkatan akhlah yang baik, tapi masih sangat kurang dalam masalah sains dan teknologi lainya. Dan Finlandia masih tetap di tingkat teratas dalam mengatur pendidikan yang baik, tapi kurang dalam permasalah spiritual keagamaan. Maka setelah saya pulang dari Turki, cita cita saya akan membuat sekolah gratis bagi anak anak kurang mampu, khususnya anak anak pemulung ataupun kaum difabel yang sangat sulit dalam masalah pendidikan.

Setiap lapak pemulung di daerah saya, akan saya bangun sekolah maupun home schooling bagi mereka tanpa memungut biaya sepeserpun. Dan juga sekolah informal bagi para orang tua yang ingin belajar ilmu ilmu dasar seperti baca tulis. Dan jika ini berhasil, maka saya akan membuat home schooling di setiap tempat dipojok daerah yang ada di Bumi Pertiwi ini.

Demikian cita cita saya, satu lagi cita cita saya ialah membawa kedua orang tua haji ke Tanah Suci.
Terima kasih

Yogyakarta, 22-Maret-2017

Komentar

Pos Terhangat

Iklan Terselubung di Media Nasional: Iklan Miras dan Judi di Stasiun TV INews.

Demi menjaga eksistensi dan meraih keuntungan berlipat ganda, maka sebuah industri tidak munkin dapat berkerja sendiri melainkan juga membutuhkan industri lain sebagai bentuk simbiosis mutualisme antar industri. Adanya hubungan timbal balik ( feed back) tersebut merupakan cara agar tetap bertahan dan memperoleh keuntungan dari banyaknya pesaing di ranah industri yang tak terduga kehadirannya. Seperti halnya industri penyiaran media radio dan televisi yang juga membutuhkan pendengar atau penonton dalam menjaga eksistensi dan stabilitas program siaran. Televisi merupakan satu lembaga penyiaran Indonesia yang memberitakan segala hal terkini dan teraktual. Lahirnya televisi di sekitar tahun 1962 pada Orde Baru telah membuat perubahan besar bagi penyebaran informasi di Indonesia. Masyarakat dapat dengan mudah memperoleh informasi keadaan negara melalui siaran televisi dan hiburan yang disajikan. Dampaknya menjadikan televisi sangat digemari masyarakat pada era tersebut dan juga se...

Puisi adalah Darah Jogja

Tulisan ini dibuat karena saya habis mendengarkan talkshow kesastraan dari seniman atau penyair dari Jogja yaitu mas Agus Noor dan Gunawan Maryanto. Dua tokoh sastra ini yang sangat saya kenal ketika saya menginjakkan kaki di Jogja dan sebagai mahasiswa. Karya karya seninya sangat saya apresiasi apalagi pementasan yang mereka adakan dapat membuat setiap orang menjadi pelaku utamanya. Terkait sastra, saya mulai mencintai sastra ketika pertama kali menginjakkan kaki di Jogja. Mulai dari itu saya sering membaca tulisan tulisan yang berbau seni romansa maupun krtikkan kepada pemerintah yang sering juga diucapkan oleh Wiji Thukul. Sekedar curhat, saya juga memulai mencintai dan menulis sastra romantis karena saya merasakan jatuh cinta kepada mahasiswa Jogja kala itu sehingga saya sering membuat puisi puisi cinta. Awal mulanya saya sangat suka membaca syair syair hebat dari para ulama dan cendekiawan. Akan tetapi mulai perlahan syair syair cinta mulai saya pelajari. Rupanya sangat indah ji...

ADAKAH DISRUPTIVE DALAM DAKWAH ?

Pada era millenials, kemajuan teknologi tidak dapat dihindari dari segala aktifitas kehidupan manusia.Perubahan baru dari sesuatu yang kecil menjadi fantastis telah menampakkan wujudnya walau dalam berbentuk hal kecil. Pada perubahan era yang drastis seperti saat ini menuntut setiap dari kita untuk mengetahui dan menguasai apa yang telah ada, agar tidak tertinggal dari lainnya. Kehidupan cepat sekali berlangsung dan bagi siapa yang lambat maka akan cepat tertinggal. Be gitulah hukum alam terjadi. Dalam hal industri, segala inovasi telah bermunculan akibat cepatnya berubah pola pikir dan kebutuhan manusia setiap waktunya. Era disruptive juga telah mengubah pola berpikir manusia untuk mengahadapi segala hal dengan menggunakan cara baru dan meninggalkan pola berpikir lama. Begitu juga dengan halnya berdakwah Agama Islam. Kegiatan dakwah merupakan kewajiban bagi setiap pemeluk agama Islam karena menyampaikan kebaikan dan kebenaran adalah kegiatan yang mulia guna menyebarkan ajara...